Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 43-57

oleh Asep Sofyan Nurdin

06 Januari 2026 | 05:51

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 43-57

القصص

AL-QA-SHASH

(CERITERA)

Surat ke 28: 88 Ayat

Diwahyukan di MAKKAH

JUZ 20

Ayat 43-57


﴿ وَلَقَدْ اٰتَيْنَا مُوْسَى الْكِتٰبَ مِنْۢ بَعْدِ مَآ اَهْلَكْنَا الْقُرُوْنَ الْاُوْلٰى بَصَاۤىِٕرَ لِلنَّاسِ وَهُدًى وَّرَحْمَةً لَّعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ٤٣ ﴾


43. Dan sesungguhnya Kami telah beri kepada Musa Kitab (Taurat), sesudah Kami binasakan kaum-kaum yang dahulu, sebagai pembuka-pembuka hati bagi manusia dan (sebagai) pimpinan dan rahmat, supaya mereka ingat.


﴿ وَمَا كُنْتَ بِجَانِبِ الْغَرْبِيِّ اِذْ قَضَيْنَآ اِلٰى مُوْسَى الْاَمْرَ وَمَا كُنْتَ مِنَ الشّٰهِدِيْنَ ۙ ٤٤ ﴾


44. Dan tidaklah engkau ada di pihak barat tatkala Kami serahkan urusan kepada Musa; dan tidaklah engkau dari orang-orang yang menyaksikan.2846)


2846) Hai Muhammad! Waktu Kami berkata-kata dengan Musa dan jadikan dia rasul dan serahkan kepadanya urusan menyampaikan agama kepada manusia, engkau tidak ada dekat gunung Thursina, di pihak Barat yang dari situ, bisa kelihatan tempat berdirinya Musa, dan engkau tidak menyaksikan, tetapi semua yang engkau khabarkan kepada manusia, tentang nabi Musa, adalah dengan wahyu dari Kami.


﴿ وَلٰكِنَّآ اَنْشَأْنَا قُرُوْنًا فَتَطَاوَلَ عَلَيْهِمُ الْعُمُرُۚ وَمَا كُنْتَ ثَاوِيًا فِيْٓ اَهْلِ مَدْيَنَ تَتْلُوْا عَلَيْهِمْ اٰيٰتِنَاۙ وَلٰكِنَّا كُنَّا مُرْسِلِيْنَ ٤٥ ﴾


45. Tetapi Kami telah adakan beberapa kaum, lalu mereka dilewati oleh zaman yang panjang; dan tidaklah engkau berdiam di antara penduduk Madyan membacakan Ayat-ayat Kami, tetapi adalah Kami mengutus.2847)


2845) Sesudah Musa, kami telah adalah beberapa kaum pula; dan kaum-kaum ini lantaran sudah jauh masa dari Musa, telah mengubah agama Musa; sedang hal ini engkau tidak tahu, lantaran engkau tidak pernah sekediaman dengan penduduk-penduduk negeri Madyan yang mula-mula mengubah agama nabi Musa itu, tetapi Kamilah yang mengutus memberi tahu kejadian-kejadian itu kepadamu.


﴿ وَمَا كُنْتَ بِجَانِبِ الطُّوْرِ اِذْ نَادَيْنَا وَلٰكِنْ رَّحْمَةً مِّنْ رَّبِّكَ لِتُنْذِرَ قَوْمًا مَّآ اَتٰىهُمْ مِّنْ نَّذِيْرٍ مِّنْ قَبْلِكَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ٤٦ ﴾


46. Dan engkau tidak ada di dekat Thur ketika Kami menyeru; tetapi lantaran rahmat dari Tuhanmu, supaya engkau mengancam satu kaum yang tidak didatangi oleh pengancam sebelummu, supaya mereka ingat,2848)


2848) Engkau tidak ada dekat gunung Thursina ketika Kami panggil Musa; tetapi engkau dapat tahu riwayat-riwayat nabi Musa dengan rahmat dan wahyu dari Tuhanmu, supaya dengan khabar-khabar ghaib yang jadi bukti buat kebenaranmu itu engkau ancam kaum-kaum Arab yang belum didatangi oleh rasul sesudah Musa dan sebelummu supaya mereka sadar dan ingat lalu menurut.


﴿ وَلَوْلَآ اَنْ تُصِيْبَهُمْ مُّصِيْبَةٌ ۢبِمَا قَدَّمَتْ اَيْدِيْهِمْ فَيَقُوْلُوْا رَبَّنَا لَوْلَآ اَرْسَلْتَ اِلَيْنَا رَسُوْلًا فَنَتَّبِعَ اٰيٰتِكَ وَنَكُوْنَ مِنَ الْمُؤْمِنِيْنَ ٤٧ ﴾


47. Dan supaya tidak mengenal mereka kecelakaan dengan sebab apa yang dikerjakan oleh tangan mereka (sendiri), lalu mereka berkata: “Hai Tuhan kami! Mengapakah tidak engkau kirim kepada kami seorang rasul, lalu kami turut ayat-ayat-Mu dan jadilah kami dari (golongan) Mukminin?”2849)


2849) Kami utus Muhammad supaya orang-orang kafir dan musyrikin ingat, dan supaya mereka tidak menyesal waktu akan kena adzab di Akhirat dengan sebab perbuatan mereka sendiri, lalu mengeluarkan ucapan: “Hai Tuhan! Mengapa Engkau adzab kami dengan tidak mengirim utusan pemberitahuan lebih dahulu yang mana bisa kami turut dan beriman?”


﴿ فَلَمَّا جَاۤءَهُمُ الْحَقُّ مِنْ عِنْدِنَا قَالُوْا لَوْلَآ اُوْتِيَ مِثْلَ مَآ اُوْتِيَ مُوْسٰىۗ اَوَلَمْ يَكْفُرُوْا بِمَآ اُوْتِيَ مُوْسٰى مِنْ قَبْلُۚ قَالُوْا سِحْرٰنِ تَظٰهَرَاۗ وَقَالُوْٓا اِنَّا بِكُلٍّ كٰفِرُوْنَ ٤٨ ﴾


48. Maka tatkala datang kepada mereka2850) kebenaran dan pihak Kami2851) mereka berkata: “Mengapakah tidak diberikan kepadanya sebagaimana yang diberikan kepada Musa?”2852) padahal bukankah mereka telah kufur kepada apa yang diberikan kepada Musa lebih dahulu, (yaitu) mereka berkata: “Dua ahli sihir yang berbantu-bantuan”:2853) dan mereka berkata: “sesungguhnya Kami kufur kepada semua?”


2850) Mereka: Kafir-kafir di keliling Nabi dari musyrikin dan Yahudi.

2851) Yaitu yang dibawa oleh Muhammad.

2852) Kaum Yahudi berkata: “Mengapa Muhammad tidak diberi mukjizat sebagai Musa?”

2853) Bukankah sebahagian dari Yahudi dituduh Musa dan Harun sebagai dua ahli sihir yang satu membantu yang lainnya?


﴿ قُلْ فَأْتُوْا بِكِتٰبٍ مِّنْ عِنْدِ اللّٰهِ هُوَ اَهْدٰى مِنْهُمَآ اَتَّبِعْهُ اِنْ كُنْتُمْ صٰدِقِيْنَ ٤٩ ﴾


49. Katalah: “Jika demikian, bawalah sebuah kitab dari sisi Allah yang bisa memberi petunjuk lebih dari dua itu, supaya aku turut dia, jika (sungguh) kamu orang-orang yang benar”.2854)

2854) Yang dihadapkan perkataan ini nampaknya ialah kafir-kafir musyrikin karena merekalah yang tidak percaya kepada kitab Musa dan Al-Qur’an.


﴿ فَاِنْ لَّمْ يَسْتَجِيْبُوْا لَكَ فَاعْلَمْ اَنَّمَا يَتَّبِعُوْنَ اَهْوَاۤءَهُمْۗ وَمَنْ اَضَلُّ مِمَّنِ اتَّبَعَ هَوٰىهُ بِغَيْرِ هُدًى مِّنَ اللّٰهِ ۗاِنَّ اللّٰهَ لَا يَهْدِى الْقَوْمَ الظّٰلِمِيْنَ ࣖ ٥٠ ﴾


50. Maka kalau mereka tidak bisa menerima tantanganmu, ketahuilah bahwa mereka hanya menurut hawa nafsu mereka; padahal bukankah tidak ada yang lebih sesat dari pada orang yang menurut hawa nafsunya dengan tidak ada petunjuk dari Allah? Sesungguhnya Allah tidak memimpin kaum yang zhalim.


﴿ ۞ وَلَقَدْ وَصَّلْنَا لَهُمُ الْقَوْلَ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُوْنَ ۗ ٥١ ﴾


51. Dan sesungguhnya Kami telah sambung-sambungkan firman supaya mereka ingat.2855)

2855) Kami tidak turunkan Al-Qur’an dengan sekaligus, tetapi kami sambung-sambung, yakni Kami kirim sebahagian, lantas sebahagian, supaya dengan cara ini mereka bisa ingat dan sadar.


﴿ اَلَّذِيْنَ اٰتَيْنٰهُمُ الْكِتٰبَ مِنْ قَبْلِهٖ هُمْ بِهٖ يُؤْمِنُوْنَ ٥٢ ﴾


52. Orang-orang yang Kami telah beri Kitab sebelumnya itu, mereka beriman kepadanya.2856)

2856) Sebahagian dari kafir Kitabi percaya kepada Al-Qur’an, lantaran memang sudah ada sebutannya di kitab mereka.


﴿ وَاِذَا يُتْلٰى عَلَيْهِمْ قَالُوْٓا اٰمَنَّا بِهٖٓ اِنَّهُ الْحَقُّ مِنْ رَّبِّنَآ اِنَّا كُنَّا مِنْ قَبْلِهٖ مُسْلِمِيْنَ ٥٣ ﴾


53. Dan apabila dibacakan dia kepada mereka, mereka berkata: “Kami percaya kepadanya; sesungguhnya ia itu kebenaran dari Tuhan Kami; sesungguhnya (memang) lebih dahulu dari padanya, kami telah jadi Muslimin”.2857)


2857) Sebahagian dari kafir Kitabi, apabila dibacakan kepada mereka ayat-ayat Al-Qur’an, mereka percaya, dan mereka mengaku benar datangnya dari Allah, dan mereka mengaku telah beragama Islam sebelum datang Al-Qur’an, menurut perintah agama mereka.


﴿ اُولٰۤىِٕكَ يُؤْتَوْنَ اَجْرَهُمْ مَّرَّتَيْنِ بِمَا صَبَرُوْا وَيَدْرَءُوْنَ بِالْحَسَنَةِ السَّيِّئَةَ وَمِمَّا رَزَقْنٰهُمْ يُنْفِقُوْنَ ٥٤ ﴾


54. Mereka itu diberi ganjaran dua kali2858) dengan sebab mereka sabar,2859) dan mereka menolak kejahatan dengan (cara) yang baik,2860) dan mereka membelanjakan2861) sebahagian dari apa yang Kami telah kurniakan kepada mereka.

2858) Lantaran beriman kepada Kitab yang dahulu dari Al-Qur’an dan kepada Al-      Qur’an.

2859) Sabar atas godaan dan gangguan orang-orang yang tak mau beriman.

2860) Menolak kejahatan dan gangguan kaum kafir dengan cara bijaksana.

2861) Di Jalan Allah.


﴿ وَاِذَا سَمِعُوا اللَّغْوَ اَعْرَضُوْا عَنْهُ وَقَالُوْا لَنَآ اَعْمَالُنَا وَلَكُمْ اَعْمَالُكُمْ ۖسَلٰمٌ عَلَيْكُمْ ۖ لَا نَبْتَغِى الْجٰهِلِيْنَ ٥٥ ﴾


55.  Dan apabila mendengar (perkataan) sia-sia, mereka berpaling daripadanya, dan mereka berkata: 2862) “Buat kamilah amal-amal kami; dan buat kamulah amal-amal kamu; mudah-mudahan sejahtera atas kamu! Kami tidak mau (persahabatan) orang-orang jahil”.2863)

2862) Mereka berkata: Muslimin berkata.

2863) Perkataan-perkataan yang tersebut nampaknya mereka ucapkan dalam hati, tidak dihadapkan kepada pengganggu-pengganggu mereka, karena perkataan; “Kami tidak mau (persahabatan) orang-orang jahil” itu tidak patut diucapkan berhadap-hadapan oleh orang-orang yang “menolak kejahatan dengan (cara) yang baik”. (Ayat 54)


﴿ اِنَّكَ لَا تَهْدِيْ مَنْ اَحْبَبْتَ وَلٰكِنَّ اللّٰهَ يَهْدِيْ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ اَعْلَمُ بِالْمُهْتَدِيْنَ ٥٦ ﴾


56. Sesungguhnya engkau tidak bisa memberi petunjuk kepada orang yang engkau sukai, tetapi Allah memimpin siapa yang Ia kehendaki, dan Ia lebih mengetahui orang-orang yang akan terpimpin itu.


﴿ وَقَالُوْٓا اِنْ نَّتَّبِعِ الْهُدٰى مَعَكَ نُتَخَطَّفْ مِنْ اَرْضِنَاۗ اَوَلَمْ نُمَكِّنْ لَّهُمْ حَرَمًا اٰمِنًا يُّجْبٰٓى اِلَيْهِ ثَمَرٰتُ كُلِّ شَيْءٍ رِّزْقًا مِّنْ لَّدُنَّا وَلٰكِنَّ اَكْثَرَهُمْ لَا يَعْلَمُوْنَ ٥٧ ﴾


57. Dan mereka berkata: “Jika kami turut petunjuk besertamu, kami akan diculik2864) dari bumi kami” padahal bukankah Kami telah kuasakan kepada mereka tempat suci yang aman, yang kepadanya dibawa buah-buahan dari beberapa banyak macam sebagai rezeki dari sisi Kami?2865) Tetapi kebanyakan mereka tidak tahu.


2864) Diculik: Dikeluarkan, diusir.

2865) Maksudnya, hendaklah mereka yang mengakui kebenaran Muhammad, turut dan beriman, dan jangan takut kepada manusia, karena tempat suci yang aman itu bukan pemberian manusia kepada mereka, dan rezeki dari macam-macam buah-buahan untuk negeri mereka yang tidak berpohon itu pun, sampai ke sana adalah dengan kurnia Allah swt.

BACA JUGA:

Tafsir Al-Furqan Surat Al-Qasas Ayat 20-42