Kuatkan Diri, Kokohkan Jam’iyyah: Kajian Ramadhan Jadi Momentum Penguatan Gerakan PERSIS

oleh Isnaya Khaisa K

08 Maret 2026 | 10:23

Ustaz K.H. Uus M. Ruhiyat dan Ustaz Salam Russyad, Lc., saat memberikan pemaparan dalam rangkaian kegiatan PERSIS Ramadhan Expo 2026.

Bandung, persis.or.id —Momentum Ramadhan dimanfaatkan sebagai ruang penguatan spiritual sekaligus konsolidasi gerakan dalam kajian Ramadhan Impact: Menguatkan Diri, Mengokohkan Jam’iyyah.


Kegiatan yang digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026 ini menghadirkan para penggerak Persatuan Islam (PERSIS) untuk menegaskan kembali arah perjuangan jam’iyyah dalam membangun umat melalui dakwah dan pendidikan.


Kajian yang diikuti oleh para kader dan peserta tersebut merupakan salah satu acara dalam rangkaian gelaran PERSIS Ramadhan Expo 2026.


Di dalamnya menghadirkan narasumber Ustaz K.H. Uus M. Ruhiyat, Ustaz Salam Russyad, Lc., dan Ust. H. Iman Setiawan Latief.


Melalui forum ini, para pemateri menekankan pentingnya memperkuat kesadaran ideologis serta komitmen kolektif dalam menjaga eksistensi dan perkembangan jam’iyyah PERSIS.


Dalam pemaparannya, Ustaz K.H. Uus M. Ruhiyat menegaskan bahwa keberadaan seseorang di dalam PERSIS harus dilandasi kesadaran yang kuat mengenai arah dan tujuan perjuangan.


Menurutnya, setiap kader perlu memahami secara mendasar alasan mereka berada dalam jam’iyyah. “Kompasnya sudah jelas, arahnya pun sudah jelas. Pertanyaan mendasar yang sangat penting adalah mengapa kita berada di PERSIS,” ungkapnya.


Ia menambahkan bahwa PERSIS memiliki visi dan misi yang tegas sebagai pijakan gerakan. Apabila visi dan misi tersebut dijalankan secara konsisten, maka jam’iyyah akan tetap solid dan tidak mudah kehilangan kader.


“Visinya cuma satu, misinya pun jika dijalankan dengan sungguh-sungguh, insyaAllah tidak akan ada yang keluar dari jam’iyyah ini,” tegasnya.


Lebih jauh, Ia berharap PERSIS dapat terus berkembang sebagai jam’iyyah yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga memiliki kesadaran kolektif sebagai jama’ah yang bergerak bersama dalam perjuangan Islam.


Sementara itu, Ust. Salam Russyad, Lc. menyoroti arah besar perjuangan PERSIS sebagai jam’iyyah yang memiliki tujuan strategis dalam kehidupan umat.


Menurutnya, seluruh gerakan PERSIS harus berorientasi pada terwujudnya syariat Islam secara menyeluruh.


“Catatan penting dalam jam’iyyah ini adalah adanya tujuan besar, yakni terlaksananya syariat Islam menuju Islam yang kaffah di seluruh alam semesta,” jelasnya.


Adapun Ust. H. Iman Setiawan Latief menegaskan bahwa penguatan jam’iyyah harus dimulai dari pembentukan karakter kader yang berlandaskan nilai-nilai Islam.


Nilai tersebut yaitu salimul aqidah, shahihul ibadah dan karimul akhlak, serta memiliki keberanian memperjuangkan kebenaran dan hak.


“Ramadhan adalah momentum terbaik untuk memperkuat nilai-nilai tersebut dalam kehidupan pribadi maupun dalam gerakan jam’iyyah,” ungkapnya.


[]

BACA JUGA:

Kabid Dakwah PP PERSIS Kiai Uus Tegaskan Zakat dan Pajak Tidak Bisa Disamakan

Suasana kajian Ramadhan Impact: Menguatkan Diri, Mengokohkan Jam’iyyah.