Wakil Ketua PW PERSIS DKI Dr. Mohamad Idrus: Pemuda PERSIS Harus Jadi Kekuatan Strategis Wujudkan Tujuan Jamiyyah

oleh Henri Lukmanul Hakim

25 Juli 2026 | 19:34

Wakil Ketua PW PERSIS DKI Jakarta, Dr. Mohamad Idrus.

Jakarta, persis.or.id – Wakil Ketua Pimpinan Wilayah (PW) Persatuan Islam (PERSIS) DKI Jakarta, Dr. Mohamad Idrus, menegaskan pentingnya memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mewujudkan cita-cita dakwah Persatuan Islam saat menghadiri Musyawarah Wilayah (Muswil) IX Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda PERSIS DKI Jakarta di Rumah Batavi, Semper, Jakarta Utara, Sabtu (25/7/2026).


Kehadiran Dr. Mohamad Idrus dalam kegiatan Muswil mewakili Ketua PW PERSIS DKI Jakarta, Drs. KH Sofyan Munawar, yang berhalangan hadir.


Dalam sambutannya, Ustaz Dr Idrus menyampaikan, Muswil merupakan agenda strategis empat tahunan yang tidak hanya menjadi forum evaluasi kepengurusan sebelumnya, tetapi juga momentum menentukan arah perjuangan organisasi melalui pemilihan kepemimpinan baru untuk periode mendatang.


"Musyawarah Wilayah ini merupakan kegiatan penting untuk mengevaluasi perjalanan organisasi sekaligus memilih kepemimpinan baru yang akan melanjutkan perjuangan Pemuda PERSIS selama empat tahun ke depan," ujarnya.


Menurut Ustaz Dr Idrus, Pemuda PERSIS memiliki posisi strategis dalam struktur organisasi Persatuan Islam. Sebagai salah satu badan otonom, Pemuda PERSIS memiliki tanggung jawab untuk memperkuat dakwah, kaderisasi, dan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.


Ia menjelaskan, tujuan utama Persatuan Islam adalah terwujudnya syariat Islam berdasarkan Al-Qur'an dan As-Sunnah secara menyeluruh dalam berbagai aspek kehidupan. Menurutnya, cita-cita tersebut merupakan tujuan mulia yang harus diperjuangkan bersama oleh seluruh elemen jam'iyah, termasuk badan-badan otonom.


"Pemuda PERSIS adalah bagian penting dari perjuangan Jamiyyah. Apa yang menjadi cita-cita Persatuan Islam juga menjadi tanggung jawab seluruh badan otonom, termasuk Pemuda PERSIS," katanya.


Lebih lanjut, Ustaz Dr Idrus menyoroti nilai-nilai universal syariat Islam yang bertujuan menjaga agama, jiwa, akal, keturunan, dan harta atau yang dikenal sebagai maqashid syariah. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, sejalan dengan upaya membangun masyarakat yang berkeadaban, bermartabat, dan sejahtera.


Karena itu, ia menilai, peran generasi muda menjadi sangat penting dalam menjaga dan mengimplementasikan nilai-nilai tersebut di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.

Ustaz Dr Idrus juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi antara Persatuan Islam, badan-badan otonom, pemerintah, dan berbagai elemen masyarakat. Menurutnya, tantangan dakwah dan pembangunan umat tidak dapat diselesaikan secara sendiri-sendiri.


"Sinergi dan kolaborasi menjadi sesuatu yang sangat penting. Dengan kebersamaan, berbagai program dan cita-cita organisasi akan lebih mudah diwujudkan," ucap dia.


menjelaskan, kolaborasi dapat dibangun melalui dua pendekatan, yakni harmoni dan sinergi. Harmoni, kata dia, berarti saling melengkapi kekurangan satu sama lain untuk membangun kekuatan bersama. Sementara sinergi adalah menyatukan berbagai potensi yang dimiliki untuk mencapai tujuan yang sama.


"Harmoni membuat kita saling menguatkan, sedangkan sinergi membuat kita bergerak bersama menuju tujuan yang telah ditetapkan. Keduanya menjadi modal penting bagi kemajuan organisasi," jelasnya.


Menutup arahannya, Ustaz Dr Idrus berharap, Muswil IX Pemuda PERSIS DKI Jakarta dapat melahirkan kepemimpinan baru yang mampu memperkuat kaderisasi, memperluas pengabdian, serta meningkatkan kontribusi organisasi bagi umat, bangsa, dan negara.


Menurutnya, keberhasilan Pemuda PERSIS tidak hanya ditentukan oleh kualitas program yang dijalankan, tetapi juga oleh kemampuan membangun kerja sama dan menjaga semangat kebersamaan dalam mewujudkan cita-cita besar Persatuan Islam.

BACA JUGA:

Hadiri Muswil IX, Anggota DPR RI Hoerudin Amin: Pemuda PERSIS Harus Terbuka, Kritis, dan Berbasis Riset