Bandung, persis.or.id - Badan Pendidikan dan Pelatihan Kader (Badiklat) PP Persatuan Islam (PERSIS) melaporkan capaian Program Jihad tahun 2024-2025 yang difokuskan pada pelaksanaan Pelatihan Kompetensi Dasar Jenjang Tafhim.
Kepala Badiklat PP PERSIS, Agus Nurdin Rasyad, menyampaikan bahwa pada tahun ketiga ini Badiklat mulai menunjukkan riak-riak kegiatan yang masif, terutama dalam pelaksanaan program prioritas yang merupakan hasil kerja sama dan kesepakatan dengan Bidang Jam'iyyah. Kegiatan ini diarahkan kepada seluruh anggota jam'iyah PERSIS untuk memperkuat ideologi, nilai-nilai, dan sejarah organisasi dengan tujuan membentuk kader yang militan dan loyal.
Hingga Desember 2025, Badiklat PP PERSIS berhasil menyelenggarakan Pelatihan Tafhim sebanyak 58 batch yang diikuti oleh 2.968 peserta di berbagai Pimpinan Cabang (PC) dan Pimpinan Daerah (PD) di Jawa Barat dan DKI Jakarta. Materi pelatihan Tafhim mencakup empat substansi utama, yakni Tauhid sebagai Dasar Perjuangan Islam, Berjihad secara Berorganisasi, Sejarah Persatuan Islam, serta Karakteristik Ibadurrahman.
Kesuksesan pelaksanaan program prioritas ini menyebabkan beberapa program jihad yang telah direncanakan dan dilaunching pada Musykernas-3 harus ditangguhkan dan digeser ke program jihad tahun berikutnya.
Dalam upaya penguatan kapasitas internal, Badiklat juga menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) untuk memperkuat instruktur pelatihan. ToT Batch-02 dilaksanakan pada 15-16 Februari 2025 yang diikuti 14 peserta dari Tasykil PP PERSIS dan Tasykil Badiklat, sementara ToT Batch-03 dilaksanakan pada 17-18 Oktober 2025 di Sawangan, Depok, dengan 27 peserta dari berbagai PC dan PD.
Konsolidasi internal terus dijalin melalui Musyawarah Kerja pada 11 November 2024 yang dihadiri 9 orang tasykil, serta rapat koordinasi rutin via Zoom Meeting sebanyak dua kali setiap bulan dan offline sesuai kebutuhan.
Sekretaris Badiklat, Dr. Riyan Nuryadin, mengakui beberapa kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program, antara lain kesibukan masing-masing tasykil yang mempengaruhi peran serta aktif dalam kegiatan, koordinasi dengan bidang-bidang terkait yang kadang terhambat jadwal kesibukan, serta alokasi anggaran yang belum sepenuhnya memenuhi kebutuhan biaya kegiatan. Beberapa program seperti kunjungan ke lembaga pendidikan Persatuan Islam dan lembaga lainnya, serta pengadaan referensi materi pelatihan, belum dapat dilaksanakan dan akan dijadwalkan kembali pada program jihad tahun 2025-2026.
Memasuki tahun keempat, Badiklat PP PERSIS menyongsong harapan untuk memperbanyak dan memperluas kegiatan Pelatihan Kompetensi Dasar Jenjang Tafhim serta melanjutkan ke jenjang Takwin dan selanjutnya. Badiklat juga menargetkan dapat memulai Pelatihan Kepemimpinan (Latpim) dari Jenjang Pimpinan Cabang (Latpim-04). Telah disepakati pula pembentukan Tim Kerja Bersama yang melibatkan Badiklat Kader, Bidang Jam'iyah, dan Dewan Tafkir/Hisbah untuk merancang Pelatihan Kompetensi Dasar jenjang berikutnya dan kompetensi umum, sebagai upaya memberikan manfaat dan kontribusi terbaik bagi jam'iyah dengan dukungan semua pihak.
BACA JUGA:Musker ke-3, Badiklat PP PERSIS 2026 Tetapkan Target Komprehensif Pelatihan Kader