Hasil Revitalisasi dan USB Sekolah Diresmikan, PP PERSIS Apresiasi Presiden Prabowo

oleh Reporter

24 Januari 2026 | 19:51

Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag. dan Wamendikdasmen, Prof. Atip Latipulhayat, SH., LL.M., Ph.D.

Sumedang, persis.or.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. KH. Jeje Zaenudin, M.Ag. mengapresiasi kebijakan Presiden RI, Prabowo Subianto, dalam peningkatan dan pemberdayaan mutu dan kualitas pendidikan, salah satunya adalah program pendirian unit satuan baru (USB) dan revitalisasi satuan pendidikan.

Peresmian Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persatuan Islam (PERSIS) jenjang PAUD, SD, SMP, SMA, dan SMK Tahun 2026 tersebut diresmikan Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Prof. Atip Latipulhayat, SH., LL.M., Ph.D. di Ma’had Al-Asma, Sumedang, Sabtu (24/1/2026).


Selain Wamendikdasmen, dalam kesempatan tersebut hadir pula Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia.


"Atas nama PP PERSIS dan seluruh kepala sekolah, menyampaikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan Presiden Prabowo meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan melalui pendirian sarana dan revitalisasi sekolah," ujarnya usai peresmian.


Menurut Jeje, anggaran 20℅ pendidikan di APBN mampu dimaksimalkan dengan baik untuk mewujudkan cita-cita pendidikan unggul bermutu berkualitas dan berkarakter.


"Hal tersebut dikarenakan arah kebijakan politik pemimpin nasional yang concern untuk meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Indonesia," ungkapnya.


Dijelaskan, PERSIS sebagai bagian negara, ikut berkontribusi menyukseskan cita-cita negara. Dalam hal ini adalah menciptakan masyarakat yang cerdas dan mencerdaskan anak bangsa.


"Ini merupakan kolaborasi berbangsa dan negara untuk menciptakan masyarakat cerdas dan tafaqquh fiddin. Selain itu, membangun peradaban yang mensejahterakan dan mencerdaskan umat," terangnya.


Di tempat yang sama, Wamendikdasmen, Prof. Atip mengatakan, pendirian Unit Sekolah Baru serta revitalisasi satuan pendidikan yang sebelumnya belum layak merupakan bentuk nyata penerjemahan Instruksi Presiden Nomor 7 tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah.


“Pembangunan dan revitalisasi sekolah bukan sekadar membangun gedung, melainkan membangun masa depan bangsa. Ini adalah investasi strategis untuk menyiapkan generasi Indonesia yang unggul dan berdaya saing global,” ujarnya usai meresmikan gedung.


Menurutnya, instruksi Presiden tersebut dilatarbelakangi oleh kondisi infrastruktur pendidikan nasional yang masih membutuhkan pembenahan dan modernisasi.


"Strategi yang dilakukan Presiden Prabowo pun berbeda yakni dengan swakelola supaya terjadi percepatan. Alhamdulillah sistem swakelola ini berjalan dengan baik," tukasnya.


Dengan peresmian ini, pemerintah menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat fondasi pendidikan nasional.


“Melalui kolaborasi pemerintah, masyarakat, dan lembaga pendidikan seperti PERSIS, kita optimistis pendidikan Indonesia akan semakin maju dan berkeadilan. Saya titip gedung sekolah yang telah dibantu oleh pemerintah untuk dijaga dengan baik oleh seluruh stakeholder, ” tegasnya.


Sementara itu, Wakil Bupati Sumedang, M. Fajar Adlia menyampaikan, pembangunan dan revitalisasi sarana sangat menunjang kegiatan belajar dan mengajar.


"Selain itu juga menciptakan lingkungan pendidikan yang aman dan nyaman. Karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada pemerintah yang telah membantu pembangunan sarana pendidikan di Kabupaten Sumedang," ungkapnya.

BACA JUGA:

KH. Salam Rusyad: Bai’at Ikatan Moral dan Spiritual, Anggota PERSIS Wajib Taat pada Putusan Jamiyyah

Reporter: Reporter Editor: Dhanyawan Haflah