Pasca-Muskernas I, PP Pemuda PERSIS dan PW Jabar Perkuat Konsolidasi dan Penyamaan Gerak

oleh Reporter

•

27 September 2026 | 12:24

PP Pemuda PERSIS dan PW Jabar Perkuat Konsolidasi Pasca-Muskernas I

“Kami akan segera merancang regulasi yang menjadi prioritas, dalam hal ini pedoman-pedoman, termasuk QA/QD dan turunannya, serta pedoman aktivitas kejam’iyyahan. Kami meminta keterlibatan Pimpinan Wilayah dalam penyusunannya sesuai dengan apa yang disepakati di Muskernas I,” jelasnya.


Selain penataan regulasi, PP juga mendorong akselerasi komunikasi dengan PD melalui kunjungan bersama PW. Langkah tersebut ditujukan untuk mendengar langsung aspirasi daerah, memetakan persoalan, serta memperkuat koordinasi organisasi.


“Kami ingin melakukan gerakan akselerasi, silaturahmi ke Pimpinan Daerah bersama PW, untuk mendengar langsung aspirasi, belanja masalah, dan memperkuat koordinasi dengan PD se-Jawa Barat,” kata Hilman.


Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, M. Edwin Khadafi, S.E., menekankan pentingnya membangun kesamaan frekuensi dalam menjalankan gerakan organisasi. Menurutnya, berbagai dinamika yang terjadi perlu dihadapi sebagai bagian dari proses pendewasaan kader dengan tetap menjaga ukhuwah.


“Goals utama kita membangun frekuensi cerita yang sama sehingga melahirkan resonansi getaran optimisme,” ujar Edwin.


Edwin juga memperkenalkan gagasan “Building the House” sebagai salah satu fokus awal Masa Jihad 2026–2031, terutama dalam merapikan tata kelola dan pedoman organisasi agar kerja jam’iyyah lebih terstruktur.


“Kita bangun sistemnya dulu agar kerja kita terstruktur, bukan sporadis,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua PW Pemuda PERSIS Jawa Barat, Ilyas Rahman Ghani, S.Pd., menyambut baik kunjungan PP tersebut. Ia memaparkan kondisi organisasi di Jawa Barat, termasuk perkembangan struktur PD dan sejumlah persoalan pembinaan kader di daerah.


Ilyas menyebutkan bahwa saat ini terdapat 19 PD Pemuda PERSIS di Jawa Barat, dengan 18 PD aktif dan satu PD tidak aktif. Kondisi tersebut menjadi salah satu bahan pembahasan dalam pertemuan antara PP dan PW.


“Terkait kondisi wilayah, sampai hari ini Pimpinan Daerah di Jawa Barat ada 19 PD. 18 PD aktif dan 1 PD tidak aktif,” tutur Ilyas.


Menurut Ilyas, sejumlah wilayah masih membutuhkan penguatan struktur dan pembinaan yang lebih intensif. Ia berharap komunikasi antara PP dan PW dapat terus diperkuat sehingga berbagai persoalan daerah dapat dicarikan solusi secara bersama.


Pertemuan juga membahas sejumlah agenda organisasi lainnya, seperti sistem keanggotaan melalui Ana Online, Tim Instruktur, rekognisi kaderisasi, tata kelola keuangan jam’iyyah, serta penguatan komunikasi antara PP, PW, dan PD.


Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan terbuka. Berbagai aspirasi dan persoalan yang disampaikan menjadi bahan bagi PP dan PW dalam menyusun langkah organisasi pada awal Masa Jihad 2026–2031.


Kunjungan ditutup dengan doa dan foto bersama. Pertemuan tersebut diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat ukhuwah, menyatukan frekuensi gerakan, serta membangun koordinasi yang lebih erat antara PP, PW, dan PD Pemuda PERSIS. []

BACA JUGA:

Revitalisasi Kaderisasi Pemuda Persis: Dari Formalitas ke Ruh Perjuangan

Reporter: Reporter Editor: Taufik Ginanjar