Jakarta, persis.or.id - Bidang Garapan Bimbingan Haji dan Umrah (Bidgar Bimhajum) Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) telah melantik pembimbing haji Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Johar Angkatan 46 Pimpinan Wilayah PERSIS DKI Jakarta.
Digelar di Pesantren PERSIS 69 Matraman, Jakarta Timur, Ahad (19/4/2026), acara pelantikan dipimpin Ketua Bidgar Bimhajum PP PERSIS, Asep Ihsan Taufik. CAH, dengan melantik Ustaz H. Yayat Rahayatulloh, M.Pd sebagai pembimbing haji.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Umum PP PERSIS Dr. K.H. Jeje Zaenudin, M.Ag, Ketua Pimpinan Wilayah (PW) PERSIS DKI Jakarta KH Sofyan Munawar, penasihat Ustaz Latief Nurdin, Ketua Bidgar Bimhajum PW PERSIS DKI Jakarta Ustaz H. Arfie Novrian, serta jajaran pengurus lainnya.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Jeje Zaenudin menegaskan, penyelenggaraan ibadah haji terus mengalami perubahan seiring dinamika regulasi, baik dari Kerajaan Arab Saudi maupun Pemerintah Republik Indonesia.
“Pelaksanaan ibadah haji saat ini sangat dinamis, mengikuti regulasi yang terus berkembang. Karena itu, para pembimbing harus mampu beradaptasi dan memberikan pemahaman yang tepat kepada jamaah,” ujarnya.
Dr. Jeje menjelaskan, sejumlah skema pelaksanaan haji diterapkan pada tahun ini. Namun, pelaksanaan Tarwiyah tetap diupayakan untuk dijalankan sebagai bagian dari kesempurnaan ibadah, meskipun skema seperti Murur dan Tanazul diperbolehkan secara syar’i dalam kondisi tertentu.
Selain itu, Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antarpembimbing guna memastikan kelancaran informasi dan pelayanan kepada jamaah.
“Koordinasi menjadi kunci agar pelayanan berjalan optimal dan jamaah mendapatkan bimbingan yang tepat,” katanya.
Menurutnya, dinamika regulasi turut berdampak pada kesiapan jamaah yang dituntut semakin mandiri. Oleh karena itu, pembimbing diharapkan mampu memastikan pelaksanaan manasik berjalan optimal.
Ia menambahkan, aspek kesehatan menjadi perhatian penting. Jamaah diimbau menjaga kondisi fisik dan mental agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah dengan lancar.
“Jamaah harus benar-benar siap, baik fisik maupun mental, agar ibadah dapat berjalan lancar,” tutupnya.
Pelantikan ini diharapkan memperkuat kualitas pembimbing haji di lingkungan PERSIS, sekaligus meningkatkan pelayanan kepada jamaah, khususnya di wilayah DKI Jakarta.
Diketahui, KBIH Johar Angkatan 46 pada musim haji 1447 Hijriah akan memberangkatkan sebanyak 38 jamaah yang tergabung dalam Kloter JKG 28.
Para jamaah dijadwalkan masuk asrama haji pada 14 Mei 2026 dan akan bertolak menuju Jeddah pada 15 Mei 2026.
[]
BACA JUGA:Semua Jamaah Haji KBIHU PERSIS Bisa Ikut Tarwiyah Sesuai Sunnah Rasulullah