PP PERSIS Perkuat Dakwah Digital, Dr. Ihsan: Infokom Jadi Garda Pengisi Ruang Publik Online

oleh Henri Lukmanul Hakim

14 Maret 2026 | 07:29

Tangkapan layar PERSIS TV Channel.

Bandung, persis.or.id – Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menegaskan pentingnya transformasi dakwah ke ranah digital sebagai respons terhadap perubahan ekosistem informasi yang semakin cepat dan terbuka.


Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi PP PERSIS, Ustaz Dr. Ihsan Setiadi Latief, mengatakan, percepatan teknologi membuat setiap orang kini dapat menjadi penyebar informasi melalui berbagai platform digital.


“Dinamika saat ini luar biasa. Semua orang bisa memberitakan sesuatu. Karena itu dakwah tidak lagi hanya dilakukan secara konvensional, tetapi juga melalui dakwah digital,” kata Ustaz Ihsan dalam dari podcast di akun PERSIS TV Channel dikutip redaksi, Sabtu (14/3/2026).


Doktor Komunikasi dari Universitas Padjadjaran tersebut menjelaskan, sejak awal berdirinya, PERSIS memang telah memanfaatkan media sebagai sarana penyebaran pemikiran keislaman. Pada masa awal, aktivitas tersebut dilakukan melalui majalah, buletin, hingga radio.


Dalam perkembangan organisasi, bidang yang semula dikenal sebagai penyiaran dan publikasi kemudian bertransformasi menjadi bidang komunikasi dan informasi (Infokom).


Menurut Dr. Ihsan, perubahan tersebut merupakan penyesuaian terhadap perkembangan teknologi sekaligus kebutuhan organisasi dalam mengelola komunikasi publik secara lebih strategis.


“Sejak awal PERSIS menyebarkan paham melalui media. Dulu lewat majalah, buletin, dan berbagai publikasi. Sekarang transformasinya menuju media digital,” ujarnya.


Secara struktural, saat ini bidang Infokom di PP PERSIS memiliki tiga bidang garapan utama, yakni penerbitan dan literasi, pengembangan media digital, serta pengelolaan arsip data dan perpustakaan.


Ia menambahkan, keberadaan Infokom menjadi penting agar organisasi dapat mengisi ruang publik digital dengan pesan-pesan dakwah yang konstruktif dan menyejukkan.


“Kita ingin mengisi ruang publik dengan hal-hal yang baik, dengan kebaikan dan nilai-nilai yang menyejukkan. Dakwah hari ini harus hadir juga di ruang digital,” papar dia.


Terakhir, Ustaz Ihsan menegaskan, transformasi dakwah digital menjadi bagian dari upaya PERSIS menjaga relevansi dakwah di tengah perubahan pola komunikasi masyarakat yang kini semakin bergantung pada teknologi dan media sosial.


[]

BACA JUGA:

Era Disrupsi, Infokom PP PERSIS Ajak Santri Maksimalkan Medsos untuk Syiar Islam