Cianjur, persis.or.id - Pimpinan Pusat Ikatan Pelajar Putri Persatuan Islam (IPPI PERSIS) menyelenggarakan Sekolah Ekologi Pelajar bertajuk “Membangun Kesadaran Ekologis Berkelanjutan Pelajar Putri PERSIS dalam Kerangka Pembangunan Global Sustainable Development Goals (SDGs)”.
Kegiatan yang digelar pada Jumat hingga Sabtu, 19-20 Desember 2025, di Kabupaten Cianjur ini dihadiri oleh perwakilan dari PP PERSIS, PP PERSISTRI, PP Pemuda PERSIS, PP Pemudi PERSIS, Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA), Himpunan Mahasiswi Persatuan Islam (HIMI), serta rekan juang IPPI PERSIS, yakni Ikatan Pelajar PERSIS (IPP).
Selain itu, sejumlah kader IPPI PERSIS dari berbagai tingkatan pimpinan level, mulai dari Pimpinan Wilayah hingga Pimpinan Daerah, turut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Sekolah Ekologi Pelajar sendiri merupakan wujud kepedulian IPPI PERSIS terhadap isu lingkungan hidup serta upaya menjaga dan memulihkan bumi di tengah maraknya kerusakan lingkungan di berbagai wilayah Indonesia.
Kegiatan ini juga menjadi ruang edukasi dan penguatan kesadaran ekologis bagi pelajar putri agar mampu berperan aktif dalam pembangunan berkelanjutan. IPPI PERSIS memandang bahwa pelajar putri memiliki peran penting sebagai agen perubahan.
Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Umum IPPI PERSIS, Zihan Siti Nurhaliza dalam sambutannya.
“Dari tangan dan pemikiran pelajar putri yang sadar lingkungan, akan lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka secara sosial dan ekologis,” tegasnya.
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut memiliki berbagai rangkaian kegiatan, di antaranya pemaparan materi, diskusi, workshop pemilahan sampah, juga penanaman tumbuhan yang baik.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, IPPI PERSIS tegaskan peran perempuan pembelajar untuk turut andil dalam agenda pembangunan berkelanjutan global sebagaimana tertuang dalam Sustainable Development Goals (SDGs).
Zihan menyatakan, pendekatan tersebut memberi penegasan bahwa kepedulian terhadap lingkungan sejalan dengan ajaran Islam yang menempatkan manusia sebagai khalifah di muka bumi.
Karenanya, Sekolah Ekologi Pelajar ini menghadirkan sejumlah narasumber profesional di bidang kelestarian lingkungan, di antaranya: Direktur Bank Sampah Induk Bersemi, Ketua Bidang Garapan Kesehatan dan Lingkungan Hidup Persatuan Islam, serta pegiat Interfaith Rainforest Initiative (IRI).
Zihan juga menyampaikan harapannya untuk kader IPPI PERSIS yang telah mengikuti Sekolah Ekologi Pelajar ini.
“Melalui sekolah ekologi ini, kami berharap pelajar putri mampu memahami persoalan lingkungan secara utuh, serta tergerak untuk melakukan aksi nyata di lingkungan sekolah, keluarga, dan masyarakat. Sehingga semua hal ini bisa menjadi langkah yang nyata agar pelajar putri mampu menjadi pelopor perubahan yang sesungguhnya,” tuturnya.
“Mari kita jadikan momentum ini sebagai langkah awal membangun pelajar yang berakhlak, berilmu, dan berwawasan ekologis,” pungkas Zihan.
[]
Kontributor: Ismi Asita
BACA JUGA:PP IPPI PERSIS Gelar Muskernas II, Teguhkan Peran Pelajar Putri dalam Membangun Bangsa