Jakarta, persis.or.id - Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Islam (STAI PERSIS) Jakarta sukses menggelar prosesi Wisuda Angkatan Kedua di Gedung Badan Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP), Jagakarsa, Jakarta Selatan. Sebanyak 34 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam sidang senat terbuka tersebut.
Para lulusan tahun ini terdiri dari 15 wisudawan program Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI), 5 wisudawan Hukum Ekonomi Syariah (HES), serta 14 wisudawan dari Lembaga Bahasa Arab Mahad Usman bin Affan.
Acara seremonial ini turut dihadiri oleh jajaran tokoh penting, di antaranya Wakil Koordinator Kopertais Wilayah I Jakarta dan Banten, Prof. Dr. Hj. Sururin, M.Ag., Ketua Bidang Garapan Pendidikan Tinggi PP. PERSIS, Dr. Utang Rasyidin, MH., serta para pimpinan Persatuan Islam (PERSIS) Provinsi Jakarta.
Dalam sambutannya, Ketua STAI PERSIS Jakarta, Dr. KH. Jeje Zaenudin, menegaskan, kelulusan ini bukanlah akhir, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar di tengah masyarakat.
"Wisuda bukan sekadar seremoni akademik. Ia adalah penanda berakhirnya satu fase perjuangan dan dimulainya fase pengabdian yang lebih luas. Hari ini bukan hanya hari keberhasilan para wisudawan, tetapi juga hari kebahagiaan bagi orang tua, keluarga, dosen, dan seluruh civitas akademika," ujar Dr. Jeje.
Sebagai perguruan tinggi swasta (PTS) yang lahir dari cita-cita dakwah, Dr. Jeje tidak menampik adanya tantangan besar dalam mengelola institusi, terutama terkait pengetatan standar akreditasi, transformasi digital, hingga keterbatasan pendanaan jika dibandingkan dengan perguruan tinggi negeri.
“Sebagian besar operasional kampus selama ini bersandar pada gotong royong umat, donatur, dan organisasi,” ungkap Dr. Jeje.
Namun, ia menekankan, keterbatasan tersebut justru menjadi pelecut untuk membuktikan kualitas lembaga melalui visi dan integritas yang kuat.
Menurutnya, STAI PERSIS Jakarta memikul dua amanah besar: amanah akademik untuk mencetak lulusan kritis-profesional, serta amanah dakwah untuk menyediakan akses pendidikan yang inklusif dan terjangkau bagi masyarakat.
"Di tengah tantangan zaman seperti krisis moral, disrupsi teknologi, hingga perubahan dunia kerja yang cepat, umat dan bangsa membutuhkan generasi yang memiliki kecerdasan intelektual, ketangguhan moral, dan kepedulian sosial," lanjut KH Jeje memotivasi para wisudawan.
Di akhir sambutannya, pimpinan STAI PERSIS Jakarta menyampaikan apresiasi mendalam kepada PP PERSIS, para dosen, tenaga kependidikan, mitra, serta orang tua mahasiswa yang terus menyokong eksistensi kampus.
Ia berpesan, agar alumni tidak sekadar menjadi pencari kerja, melainkan pencipta solusi yang menjunjung tinggi akhlak di era modern.
"Selamat atas keberhasilan Saudara. Teruslah belajar, teruslah mengabdi, dan teruslah menjadi pembawa manfaat bagi umat dan bangsa," pungkas Dr. Jeje Zaenudin.
BACA JUGA:Khutbah Arafah: KH Uus Muhammad Serukan Pesan Merajut Kesetaraan, Memuliakan Wanita, dan Membela Keadilan Ekonomi