Rapat Menyusun Tujuh Taushiyah
PP PERSIS termasuk ormas yang mengikuti perkembangan situasi nasional, terutama berkaitan dengan kebijakan jamiyah yang nanti harus dibuat, sebagai umpan balik atas perkembangan situasi nasional yang tampak kian “panas”.
“Kami mengumpulkan dulu informasi yang tepat dan akurat, lalu menggelar rapat untuk menyikapi perkembangan situasi nasional itu. Akhirnya, terbitlah tujuh taushiyah PP PERSIS untuk warga jamiyah dan masyarakat, seperti yang diedarkan baru-baru ini,” kata Ketua Umum PP PERSIS, Dr. K.H. Zainudin, M.Ag.
Saat PP PERSIS menggelar rapat, boleh jadi, tak ada yang menyadap. Kalaupun disadap, isinya bukan informasi makar. Gedung PP PERSIS yang baru, lima lantai, bisa dipastikan tak dipasangi alat penyadap.
Tabayyun dan Tangggung Jawab Informasi
Perdebatan masih berlangsung, baik di kalangan pengamat, politisi, aktivis, bahkan sampai warga negara biasa, di warung kopi atau di tempat publik lainnya. Tema dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto khususnya oleh Kapolri (terdahulu) LSP dan kawan-kawan jenderal bawahannya, boleh jadi, akan terus menguasai wacana publik untuk beberapa lama.
Pertanyaan yang belum terjawab, “Siapa penggerak penyadapan itu? Untuk kepentingan apa atau untuk kepentingan siapa hasil penyadapan sejak tahun 2025 sampai tahun 2026 itu dipersembahkan?” Wacana di media massa kemudian berkembang, ada dugaan penyadapan ilegal itu merangkak ke arah makar (penggulingan kekuasaan).
Penyidik Polri sudah memeriksa belasan saksi fakta dan meminta keterangan saksi ahli. Di samping itu, penyidik Polri pun sudah menyita sejumlah barang bukti berupa flashdisk dan telepon genggam.
Pertanyaan-pertanyaan di atas, boleh jadi, akan terungkap dan terjawab tuntas berdasarkan hasil-hasil pemeriksaan terhadap para saksi fakta, keterangan parasaksi ahli, dan barang bukti.
Ketua PP PERSIS, di tengah “rimba raya” informasi di media massa atau media sosial, mengingatkan sekali lagi kepada warga jamiyah dan masyarakat agar mengedepankan tabayyun dan tanggung jawab informasi. “Hati-hati terhadap informasi yang belum terverifikasi,” pesan Ketua Umum. (Dean Al-Gamereau).
[]
BACA JUGA:Dinamika Politik Nasional Memanas, PP PERSIS Terbitkan Taushiyah untuk Umat dan Bangsa