Inspiratif, Kajian Ramadhan Upgrade Ajak Muslim Manfaatkan Momen Bulan Suci

oleh Isnaya Khaisa K

08 Maret 2026 | 10:42

Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) Ustadz Dr. H. Haris Muslim, Lc. dan Ustadz Dr. H. Aam Amiruddin, Lc., di depan para mustami' dalam kegiatan kajian di PERSIS Ramadhan Expo 2026. (Foto: PERSIS Photography)

Bandung, persis.or.id —Kajian Islam bertema “Ramadhan Upgrade: dari Muslim Biasa Menjadi Luar Biasa” digelar pada Sabtu, 7 Maret 2026 sebagai salah satu rangkaian acara PERSIS Ramadhan Expo 2026.


Kajian ini menghadirkan dua pemateri utama, yaitu Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) Ustadz Dr. H. Haris Muslim, Lc. dan Ustadz Dr. H. Aam Amiruddin, Lc.,


Tema utama dalam kesempatan tersebut adalah pentingnya meningkatkan kualitas keimanan serta membangun kehidupan yang dilandasi nilai-nilai Islam.


Dalam penyampaiannya, Ustaz Haris Muslim menegaskan bahwa iman merupakan hal paling berharga dalam kehidupan seorang muslim.


Menurutnya, segala sesuatu yang dimiliki manusia tidak akan mampu menandingi nilai keimanan yang tertanam dalam diri. “Apapun yang kita miliki tidak akan lebih berharga daripada iman yang kita miliki,” ujarnya.


Ia juga menjelaskan bahwa bulan Ramadhan merupakan momentum terbaik untuk memperbaharui dan meningkatkan kualitas iman.


Selain memperbanyak ibadah, Ramadhan juga menjadi kesempatan untuk membentuk karakter yang lebih baik.


“Ramadhan ini adalah momentum untuk memperbaharui keimanan kita dan mengarahkan karakter pada hal-hal yang positif,” tambahnya.


Sementara itu, Ustadz Aam Amiruddin menyampaikan bahwa kehidupan tidak selalu berjalan sesuai dengan keinginan manusia.


Oleh karena itu, seseorang perlu belajar menerima, mensyukuri, dan menjalani kehidupan dengan sikap sabar. “Hidup itu bukan tentang apa yang kita inginkan, tetapi tentang apa yang hari ini kita rasakan,” tuturnya.


Di sisi lain, Ia juga menekankan pentingnya membangun rumah tangga yang dilandasi nilai syukur, kesabaran, dan keikhlasan.


Menurutnya, rumah tangga yang dibangun dengan nilai-nilai tersebut dapat menjadi ruang dakwah yang menumbuhkan kebaikan bagi seluruh anggota keluarga.


“Rumah tangga itu mesti ada syukur dan sabar, serta dibingkai dengan keikhlasan untuk membangun ruang dakwah di dalamnya,” jelasnya.


Melalui kajian ini, para peserta diharapkan dapat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan keimanan, memperbaiki karakter, serta membangun kehidupan dan keluarga yang penuh nilai dakwah.


[]

BACA JUGA:

Sekum PERSIS Ustaz Dr. Haris Muslim: Shaum Ramadan Membentuk Karakter Bangsa yang Ideal