Bandung, persis.or.id — Menjelang pembukaan Musyawarah Kerja Nasional (Muskernas) Pimpinan Pusat (PP) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS), sejumlah elemen mulai hadir dan memadati lokasi kegiatan, yang berlokasi di Gedung Merdeka, Sabtu (12/09/2026) pagi.
Para panitia, peserta, tasykil, santri Mu’allimin, mahasiswa, hingga unsur kepemudaan lainnya turut mengambil bagian dalam momentum pembukaan agenda tersebut.
Kehadiran berbagai unsur generasi muda dalam Muskernas menjadi bagian dari upaya memperkenalkan aktivitas dan gerak kepemudaan di lingkungan keluarga besar PERSIS.
Tidak hanya menjadi peserta yang menyaksikan rangkaian kegiatan, santri dan mahasiswa juga diperkenalkan pada dinamika organisasi, gagasan kepemudaan, serta proses kaderisasi yang menjadi bagian penting dalam keberlangsungan jam’iyyah.
Ketua Pelaksana Muskernas PP Pemuda PERSIS, Ustaz Jajang Hidayatulloh, M.Ag., menyampaikan bahwa pelibatan santri dan mahasiswa dalam agenda tersebut merupakan bagian dari pengenalan terhadap Pemuda PERSIS sebagai wadah bagi generasi muda untuk belajar, berproses, dan mempersiapkan diri sebagai penerus perjuangan.
“Dalam agenda ini turut dihadirkan unsur santri dan mahasiswa sebagai pengenalan terhadap agenda Pemuda yang menjadi wadah masa depan bagi mereka,” ungkapnya.
Menurutnya, kaderisasi perlu dikenalkan sejak dini kepada generasi muda agar mereka tidak hanya memiliki kapasitas keilmuan, tetapi juga memahami pentingnya berorganisasi dan mengambil peran dalam kehidupan jam’iyyah.
Pemuda PERSIS diharapkan dapat menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan potensi sekaligus mempersiapkan kepemimpinan di masa mendatang.
Dalam rangkaian pembukaan Muskernas, peserta juga akan mengikuti opening speech dan stadium general. Kedua agenda tersebut akan mengangkat pembahasan mengenai potensi generasi muda dan pentingnya kaderisasi sebagai bagian dari keberlanjutan perjuangan Pemuda PERSIS.
Keterlibatan santri, mahasiswa, dan berbagai unsur kepemudaan tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman sekaligus wawasan baru mengenai dinamika organisasi.
Dengan demikian, Muskernas tidak hanya menjadi ruang konsolidasi dan evaluasi program bagi tasykil, tetapi juga menjadi momentum untuk mengenalkan visi, gerakan, dan proses kaderisasi Pemuda PERSIS kepada generasi penerus.
[]
BACA JUGA:Lantik Tasykil PP Pemuda PERSIS, Ketum Hilman Rasyid Tekankan Pentingnya Regenerasi dan Ijtihad Dakwah