Badiklat PP PERSIS Luncurkan Program Jihad 2025-2026: Targetkan Pelatihan Takwin dan Tahdzib

oleh Reporter

24 Januari 2026 | 17:58

Badiklat PP PERSIS Luncurkan Program Jihad 2025-2026: Targetkan Pelatihan Takwin dan Tahdzib

Bandung, persis.or.id - Badan Pendidikan dan Pelatihan Kader (Badiklat) PP Persatuan Islam (PERSIS) meluncurkan Program Jihad tahun 2025-2026 dengan fokus pengembangan pelatihan berjenjang dan pelatihan kompetensi khusus.


Kepala Badiklat Kader Persatuan Islam menyampaikan bahwa program tahun ini dirancang dengan tiga pilar utama, yakni Program Jihad Pendukung untuk penguatan kelembagaan, Program Jihad Kerja Sama Pendidikan untuk memperluas jejaring, dan Program Jihad Pelatihan yang mencakup pelatihan kompetensi dasar maupun khusus.


Dalam Program Jihad Pendukung, Badiklat akan menggelar sejumlah kegiatan strategis untuk memperkuat kapasitas kelembagaan dan tasykil. Musyawarah Kerja Badiklat dijadwalkan pada Januari 2026 di Bandung untuk merajut soliditas dan memperkuat komitmen partisipasi seluruh tasykil.


Rapat koordinasi dengan tiga bidang terkait—Infokom, Maliyah, dan Tarbiyah—akan dilaksanakan pada April, Juni, dan Agustus 2026 untuk memperluas layanan pelatihan kompetensi khusus. Penguatan tasykil juga akan dilakukan melalui Training of Trainers (ToT) untuk jenjang Takwin pada Februari 2026 dan jenjang Tahdzib pada Juli 2026, disertai pengadaan buku referensi materi pelatihan serta rapat koordinasi rutin offline dan Zoom Meeting.


Program Jihad Kerja Sama Pendidikan menargetkan perluasan jejaring dengan berbagai lembaga pendidikan. Kunjungan ke STAI Persatuan Islam dijadwalkan pada April-Mei 2026 di Bandung dan Garut untuk penjajakan kerja sama di bidang program studi agama.


Badiklat juga akan melakukan kunjungan ke lembaga pendidikan negeri dan swasta pada Juli-Agustus 2026 di Bandung dan Jakarta untuk merajut kerja sama yang lebih luas, baik di bidang pendidikan agama maupun bidang lainnya. Langkah ini diharapkan dapat memperkuat basis akademis dan metodologi pelatihan yang dikembangkan Badiklat.


Program Jihad Pelatihan menjadi fokus utama dengan target penyusunan materi dan penyelenggaraan pelatihan berjenjang. Badiklat akan menyusun materi/modul Pelatihan Kompetensi Dasar Jenjang Takwin pada Januari-Februari 2026 dan Jenjang Tahdzib pada Juni-Juli 2026, dengan tujuan membangun militansi, jiwa korsa, dan loyalitas terhadap jamiyyah.


Pelatihan Takwin yang diselenggarakan oleh Pimpinan Daerah ditargetkan sebanyak 15 batch mulai Maret 2026 di wilayah Jawa Barat dan DKI Jakarta dengan anggaran Rp 105 juta, sementara Pelatihan Tahdzib yang diselenggarakan Pimpinan Wilayah dijadwalkan 3 batch mulai Juli 2026.


Inovasi program tahun ini adalah penyelenggaraan Pelatihan Kompetensi Khusus yang menyasar dua area krusial. Pelatihan capacity building untuk tenaga kesekretariatan dijadwalkan pada April 2026 di Bandung, sementara pelatihan manajemen keuangan untuk pimpinan dan tenaga administrasi keuangan di lingkungan PP PERSIS dan pesantren akan dilaksanakan pada Juli 2026 dengan alokasi anggaran yang sama.


Kedua pelatihan khusus ini dirancang untuk mengembangkan kompetensi tata kelola kesekretariatan dan keuangan, sehingga diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme pengelolaan organisasi dan lembaga pendidikan di seluruh struktur Persatuan Islam.

BACA JUGA:

Dewan Hisbah dan Badiklat Kader PP PERSIS Bersinergi, Konferensi Hadis Nasional 2025 Terwujud

Reporter: Reporter Editor: Dhanyawan Haflah