Tasikmalaya, persis.or.id — Ketua Pimpinan Daerah (PD) Pemuda Persatuan Islam (PERSIS) Kabupaten Tasikmalaya, Andri Nurkamal, mendorong seluruh Pimpinan Cabang (PC) Pemuda PERSIS di Kabupaten Tasikmalaya untuk menghidupkan dan mengarusutamakan tradisi literasi sebagai jalan perjuangan organisasi.
Selain itu, pihaknya juga mengajak seluruh PD Pemuda PERSIS se-Indonesia untuk melakukan hal yang sama, hingga mampu melahirkan Organisasi Kepemudaan (OKP) Inspirasi Literasi di tingkat kecamatan dan daerah masing-masing.
Ajakan tersebut disampaikan menyusul rangkaian apresiasi yang diterima PD Pemuda PERSIS Kabupaten Tasikmalaya atas capaian gerakan literasi yang konsisten dan progresif.
Selain apresiasi dari Pemerintah Daerah Kabupaten Tasikmalaya, pada hari yang sama, penghargaan moral dan ideologis juga disampaikan oleh dua tokoh nasional PERSIS, yakni Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, İbrahim Nasrulhaq Al-Fahmi, serta Ketua LPKL PP PERSIS, Dr. Rosihan Fahmi, M.Hum.
Menurut Andri, capaian yang diraih Pemuda PERSIS Tasikmalaya bukanlah tujuan akhir, melainkan titik awal untuk replikasi gerakan literasi di seluruh struktur organisasi.
Menurutnya, tradisi literasi harus diturunkan hingga tingkat paling bawah. Pihaknya juga mendorong setiap PC di Kabupaten Tasikmalaya untuk membangun ekosistem keilmuan di wilayahnya masing-masing.
“Kami mengajak seluruh Pimpinan Daerah Pemuda PERSIS se-Indonesia untuk menempuh jalan yang sama, hingga bersama-sama menjadi OKP Inspirasi Literasi di daerahnya,” ujar Andri, Kamis (5/2/2026).
Apresiasi atas capaian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Umum PP Pemuda PERSIS, İbrahim Nasrulhaq Al-Fahmi.
Ia menegaskan bahwa gerakan literasi Pemuda PERSIS Tasikmalaya merupakan kelanjutan autentik dari identitas keilmuan PERSIS.
“Sebagaimana diketahui, Persatuan Islam sejak awal didirikan di atas fondasi tradisi keilmuan yang kuat. Tradisi tersebut tidak hanya menjadi identitas historis organisasi, tetapi juga terus dirawat dan dikembangkan hingga saat ini,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas predikat Organisasi Kepemudaan Inspirasi Literasi Kabupaten Tasikmalaya yang diraih Pemuda PERSIS.
Menurutnya, penghargaan ini merupakan cerminan nyata dari konsistensi gerakan literasi yang berakar pada nilai-nilai keilmuan PERSIS.
“Saya berharap tradisi literasi dan penguatan keilmuan ini dapat terus dihidupkan dan direplikasi di seluruh cabang dan pimpinan daerah Pemuda PERSIS di Indonesia,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Lembaga Pemberdayaan Komunitas Literasi (LPKL) PP PERSIS, Dr. Rosihan Fahmi, M.Hum., memberikan refleksi mendalam mengenai relasi antara pemuda, karya, dan proses pendewasaan intelektual.
“Lahir dan dibesarkan dari tradisi keilmuan yang kritis, tidak serta-merta menjadikan seseorang otomatis memiliki daya kreativitas dan produktivitas yang berkualitas. Seorang pemuda dengan sejumlah karya laksana seekor Elang yang berjaya di angkasa,” tutur Rosihan.
Ia mengibaratkan proses kreatif pemuda sebagai perjalanan Elang yang ditempa oleh kesulitan, kegagalan, dan kompetisi sebelum mencapai kedewasaan penuh.
Ia mengatakan, pemuda dan karya hanya bagian dari fase pendewasaan diri dalam menakar kepekaan yang tersublimasi dalam jati diri untuk sedia memberikan arti dalam bingkai pengabdian kepada Ilahi Rabbi.
“Pemuda dan karya yang melebur menjadi jiwa yang terbuka sejatinya akan membukakan cakrawala kepekaan untuk selalu sedia berada di jalan kebaikan sembari tetap memperjuangkan kebenaran,” ujarnya.
Rangkaian apresiasi ini menegaskan bahwa Pemuda PERSIS Kabupaten Tasikmalaya tidak hanya diakui karena kuantitas karya, tetapi karena kesadaran ideologis dalam menjadikan literasi sebagai jalan dakwah, pengabdian, dan pembentukan peradaban.
Dengan dorongan replikasi di tingkat cabang dan daerah, Pemuda PERSIS menegaskan satu pesan penting: literasi bukan milik segelintir elite, melainkan nafas gerakan yang harus hidup di setiap struktur, dari kecamatan hingga nasional.
[]
BACA JUGA:Gelar Dialog Peradaban, Pemuda Persis Tasikmalaya Dorong Dakwah Filipina Menjadi Gerakan Kolektif Jamiyyah PERSIS