Ketum PERSIS Serukan Elemen Bangsa Rawat Semangat Kemerdekaan dalam Momen HUT ke-81 RI

oleh Henri Lukmanul Hakim

18 Agustus 2026 | 06:29

Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. K.H. Jeje Zaenudin, M.Ag.

Jakarta, persis.or.id - Ketua Umum Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS), Dr. K.H. Jeje Zaenudin, M.Ag menyebut peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk melakukan introspeksi dan evaluasi terhadap perjalanan kemerdekaan.


"Hari ini Indonesia merdeka telah masuk usia 81 tahun. 19 tahun lagi usia kemerdekaan kita genap satu abad," ujar Ustaz Jeje.


Menurutnya, momentum kemerdekaan perlu dimaknai tidak sekadar sebagai perayaan, tetapi juga sebagai kesempatan untuk mengukur sejauh mana kemerdekaan telah disyukuri dan diisi dengan kontribusi nyata.


Ia menegaskan, kemerdekaan merupakan nikmat besar yang harus disyukuri dengan hati, lisan, dan perbuatan. Sebab, kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang, pengorbanan, serta kesabaran para pendahulu bangsa dalam menghadapi penjajahan.


Selain itu, Ia juga mengingatkan, perjuangan tersebut tidak terlepas dari peran para ulama dan pahlawan yang turut memberikan doa, tenaga, pikiran, bahkan mengorbankan darah dan jiwa demi merebut kemerdekaan.


"Dan peringatkanlah mereka dengan hari-hari (peristiwa-peristiwa) dari Allah, karena dalam peristiwa-peristiwa itu benar-benar terdapat tanda kebesaran Allah bagi setiap orang yang sangat sabar dan sangat syukur," ungkap dia, mengutip Al Qur’an Surat Ibrahim ayat 5.


Karena itu, menurutnya generasi saat ini memiliki tanggung jawab untuk melanjutkan perjuangan para pendahulu melalui pembangunan dan kerja-kerja peradaban.


Kemerdekaan, lanjutnya, harus diisi dengan memperkuat keimanan, menegakkan keadilan, serta meningkatkan kualitas pendidikan dan perekonomian umat.


"Kemerdekaan adalah nikmat agung dari Allah SWT yang diraih melalui perjuangan, pengorbanan darah, serta doa para ulama dan pahlawan," tegasnya.


Ia berharap, seluruh elemen bangsa dapat menjadikan kemerdekaan sebagai energi untuk membangun Indonesia yang lebih maju, berkeadilan, dan bermartabat.


Selain itu, penguatan pendidikan dan perekonomian umat dinilai penting agar masyarakat mampu menghadapi berbagai tantangan menuju masa depan.


"Tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan kerja-kerja peradaban, memperkuat nilai-nilai keimanan, keadilan, serta memajukan pendidikan dan perekonomian umat demi Indonesia yang berkah, bermartabat, dan berdigdaya," tegasnya.


Terakhir, Ia menekankan, semangat tersebut perlu terus dirawat sebagai bagian dari ikhtiar bersama menyongsong Indonesia Emas 2045.


“Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tidak berhenti pada seremoni, tetapi menjadi momentum untuk memperkuat komitmen seluruh anak bangsa dalam membangun masa depan Indonesia,” pungkasnya.


[]

BACA JUGA:

Ustaz Jeje Apresiasi Relawan PERSIS Peduli Aceh: Garda Terdepan Kemanusiaan