Perkuat Ekosistem Halal, PP PERSIS Tekankan Integritas dan Amanah

oleh Henri Lukmanul Hakim

19 Agustus 2026 | 16:20

Ketua Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) saat agenda Penguatan Ekosistem Halal dalam Kemitraan Ekonomi Umat.

Bandung, persis.or.id - Pimpinan Pusat Persatuan Islam (PP PERSIS) menggelar agenda Penguatan Ekosistem Halal dalam Kemitraan Ekonomi Umat, yang digelar di Aula Kantor Pusat PP PERSIS, Bandung, Rabu (19/8/2026).


Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat peran Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) PERSIS dalam membangun ekosistem halal yang berintegritas dan berkelanjutan.


Acara yang dihadiri jajaran tasykil PP PERSIS tersebut, Ketua Umum PP PERSIS, Dr. KH Jeje Zaenudin, M.Ag menekankan bahwa penguatan ekosistem halal tidak hanya berkaitan dengan sertifikasi produk, tetapi juga menyangkut amanah dan tanggung jawab kepada masyarakat.


Karena itu, Ia meminta agar seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemeriksaan halal untuk senantiasa menjaga integritas, independensi, dan amanah.


“Jaga integritas, jaga independensi dan jaga amanah. Jangan pernah jadikan label halal hanya sebagai komoditas administratif,” tegas Ustaz Jeje dalam sambutannya.


Menurutnya, label halal memiliki konsekuensi moral dan keagamaan karena menyangkut kepercayaan umat. Oleh sebab itu, setiap proses pemeriksaan harus dilakukan secara profesional, objektif, dan bertanggung jawab.


“Di balik setiap pemeriksaan halal terdapat amanah umat dan tanggung jawab di hadapan Allah SWT,” tandasnya.


Ia menegaskan, apabila sebuah produk telah dinyatakan halal, tetapi kemudian terbukti tidak memenuhi ketentuan halal, maka lembaga pemeriksa harus ikut mempertanggungjawabkan proses pemeriksaan tersebut.


“Jika sudah diberikan label halal, namun masih haram juga, maka yang bertanggung jawab LPH PERSIS,” kata dia.


Sebaliknya, apabila sebuah produk belum mendapatkan label halal dan ternyata mengandung unsur haram, menurutanya tanggung jawab berada pada pihak penjual dan pembeli.


Selain memperkuat aspek pemeriksaan halal, PP PERSIS juga mendorong agar LPH PERSIS berkembang menjadi bagian dari ekosistem ekonomi halal yang lebih luas. Hal itu mencakup pengembangan industri halal, pendidikan halal, serta kemitraan ekonomi umat.


“Semoga kerja sama ini menjadi kolaborasi yang lebih luas dalam membangun ekonomi halal, industri halal, pendidikan halal dan ekosistem halal bagi jamiyyah PERSIS dan masyarakat umum,” harapnya.


Ia juga menyambut baik terkait pengembangan LPH PERSIS yang diarahkan memiliki jangkauan berskala nasional dan internasional. Menurutnya, penguatan lembaga tersebut merupakan bagian dari ikhtiar PERSIS untuk menghadirkan kontribusi nyata bagi umat dan bangsa.


“Marilah kita jadikan momentum ini sebagai ikhtiar PERSIS menjadikan dakwah sebagai rahmat, kekuatan moral, kekuatan intelektual sekaligus kekuatan peradaban,” katanya.


Lebih lanjut, Ia menegaskan bahwa dakwah PERSIS tidak hanya dilakukan melalui kata-kata, akan tetapi kehadirannya selalu memberikan manfaat bagi masyarakat.


“PERSIS berdakwah bukan hanya dengan kata. Akan tetapi, PERSIS berdakwah dengan karya nyata, dengan lembaga, berdakwah dengan kolaborasi,” ujar Ustaz Jeje.


Ia berharap, LPH PERSIS dapat menjadi lembaga yang terpercaya sekaligus mampu menghadirkan nilai-nilai Al-Qur'an dan As-Sunnah dalam bentuk kemaslahatan bagi umat dan bangsa.


Dalam kesempatan tersebut, Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pihak yang telah berkontribusi dalam pendirian LPH PERSIS, termasuk GKBI Investment di bawah pimpinan Direktur H. M. Edi Santosa.


“Harapannya, seluruh ikhtiar tersebut mendapat keberkahan dari Allah SWT sehingga LPH PERSIS mampu memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan bangsa Indonesia,” pungkasnya.


[]

BACA JUGA:

Luminoora Resmi Diluncurkan: Skincare Halal dan Aman dari PP PERSIS untuk Perkuat Ekonomi Umat