Garut, persis.or.id - Pesantren Persatuan Islam (PPI) 183 Al-Manar menyelenggarakan pelantikan Mudir sekaligus tasyakur bangunan hasil revitalisasi dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Senin (2/2/2026). Kegiatan yang dihadiri Bidang Tarbiyah Pimpinan Pusat (PP) PERSIS ini bertempat di Cioyod RT 04 RW 02, Desa Mekarjaya, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut.
Pelantikan mudir dipimpin Ketua Bidgar Pendidikan Pimpinan Cabang (PC) PERSIS Bayongbong, yaitu Ustadz Taufik Apandi, M.Ud. dan dihadiri di antaranya oleh Ketua PC PERSIS Bayongbong, Ustadz Amung, serta Bidgar Pendidikan PD PERSIS Garut, ustadz Dede Mulyana, M.Pd. Selain itu, hadir pula Pengawas Sekolah Ibu Lisda Qodariah, dewan guru dan tenaga kependidikan, tokoh masyarakat, orang tua siswa, serta tamu undangan lainnya.
Dalam rangkaian acara pembukanya, pembacaan ayat suci Al-Qur’an dibacakan oleh Sabrina, santri PPI 183 Almanar tingkat SMP. Kemudian, dalam sambutannya, Ustadz Amung menaruh harapan bersar kepada mudir yang baru. Adapun Ketua PD PERSIS Garut menyampaikan terima kasihnya kepada PC PERSIS Bayongbong atas terselenggaranya acara tersebut.
“Mudah-mudahan dengan Mudir yang baru dapat terwujud jenjang yang baru,” ucap ustadz Amung.
Pelantikan tersebut merupakan wujud pelaksanaan regulasi yang ada di jamiyyah PERSIS, sebagai respons meninggalnya Ustadz Imam Mansur, S.Ag., Mudir ‘Am dan Kepala Sekolah SMP Plus PPI 183 yang wafat beberapa hari sebelumnya. Karena terjadi kekosongan kepemimpinan, PC PERSIS Bayongbong menyelenggarakan pemilihan mudir yang baru.
Dalam acara ini, Ustadz Dr. Yusup Tajri, S.Sos.I., M.Pd. dilantik sebagai Mudir ‘Am, dan Ibu Inda Fajriah, S.Pd., Gr dilantik sebagai Kepala Sekolah SMP Plus PERSIS Al-Manar. Pelantikan dipimpinan langsung oleh Ketua Bidang Garapan Pendidikan Umum, Dr. Darwis, M.Pd. Setelah pengambilan sumpah, diadakan penandatanganan dan pemberian Surat Keputusan.
“Kami berharap dengan pelantikan ini Pesantren Al-Manar semakin maju dan bermutu,” jelas Dr. Darwis.
Selanjutnya, dalam sambutannya, Dr. Yusup mengingatkan latar belakang pendirian PPI 183 Al-Manar, perkembangan, serta rencana program pesantren ke depannya.
Rangkaian akhir ditutup dengan tausiyah dari Ketua Bidang Tarbiyah PP PERSIS, Ustadz Dr. H. Tiar Anwar Bachtiar. Dalam tausiyahnya, Ustadz Tiar mengingatkan tujuan utama pendidikan di lingkungan PERSIS. Alumni PPI 19 Bentar ini pun cukup bangga dengan perkembangan positif di PPI 183 Almanar.
“Perkembangan seperti yang digambarkan Ustadz Yusup akan menambah kepercayaan dari orang tua murid,” jelas Ustadz Tiar.
Ketua Bidang Tarbiyah ini pun mengingatkan tentang pentingnya keikhlasan dan kesungguhan para pengelola dan pengajar di lembaga pendidikan, serta peran penting wakaf bagi pendidikan. Wakaf tersebut bersumber dari jamaah PERSIS secara khusus dan umat Islam secara umum.
(Fahrijal)
BACA JUGA:Jaminan Keamanan, Kesehatan, dan Pangan dalam Perspektif Kenabian