Kabupaten Bandung, persis.or.id - Pimpinan Daerah (PD) Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung melalui Bidang Garapan Pengabdian Pada Masyarakat (PPM) melaksanakan program Qurban Berbagi (QuBagi).
Program tersebut digelar sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat yang membutuhkan pada Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah ini.
Proses penyembelihan qurban dari para tasykil PD tersebut berlangsung pada hari tasyrik ketiga, Sabtu, 30 Mei 2026 di wilayah PC Cimaung, tepatnya di Desa Cipinang, Kabupaten Bandung. Dan pendistribusian program dilaksanakan pada Ahad, 24 Mei 2026 bertepatan dengan 7 Dzulhijjah 1447 H.
Ketua Pelaksana QuBagi, Siti Nurani mengatakan, program tersebut merupakan kegiatan sosial perdana yang digagas oleh tasykil PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung melalui Bidang PPM.
“Ini merupakan kali pertama tasykil PD Pemudi PERSIS melaksanakan program QuBagi. Tema pada kesempatan tahun ini berfokus pada latihan berbagi serta mempererat kebersamaan di bulan Iduladha,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dana kegiatan QuBagi diperoleh dari program One Day One Thousand (ODOT) yang dihimpun dari tasykil selama sembilan bulan sebesar Rp6.586.000, dan hasil penyebaran kupon sebesar Rp5.389.000. Dengan demikian, total dana yang terkumpul mencapai Rp11.975.000.
Sementara itu, total pengeluaran untuk pengadaan dan pelaksanaan program qurban sebesar Rp10.982.000. Adapun sisa saldo akan kembali digunakan untuk mendukung kegiatan sosial lainnya yang dilaksanakan PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung.
Menurut Siti, tantangan terbesar dalam pelaksanaan program tersebut adalah proses pengumpulan dana yang membutuhkan semangat dan konsistensi dari seluruh pihak yang terlibat, serta pengaturan distribusi qurban karena program tersebut baru pertama kali dilaksanakan.
“Alhamdulillah, ada beberapa donatur yang turut menyukseskan program ini, baik dari sisi jamiyah maupun masyarakat yang membantu pemeliharaan hewan qurban,” katanya.
Melalui program QuBagi, hewan qurban disalurkan kepada tiga penerima manfaat, yakni Bapak Wawan Turnawan di Kecamatan Pameungpeuk, Bapak Ayi di Kecamatan Cimaung, serta Bapak E. Sutarmas di Kecamatan Pangalengan.
Siti Nurani berharap program tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta menghadirkan rasa syukur yang dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya para penerima manfaat yang baru berkesempatan menunaikan qurban.
“Jika Idulfitri hadir sebagai latihan memaafkan, maka Iduladha mendidik kita untuk merelakan. Jadikan Iduladha sebagai bentuk rasa syukur terbaik atas banyak nikmat yang telah Allah beri,” tuturnya.
Ketua PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung, Desyanti Nurhayati mengatakan, program QuBagi dihadirkan sebagai bentuk kepedulian sosial sekaligus ikhtiar menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat yang membutuhkan.
“Qurban bagi kami bukan hanya tentang menyembelih hewan, tetapi tentang keikhlasan, pengorbanan, kepedulian, dan ketaatan kepada Allah SWT. Melalui qurban, Pemudi belajar berbagi, memperkuat empati, dan hadir lebih dekat dengan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, QuBagi menjadi jembatan antara masyarakat yang Allah lapangkan rezekinya dengan masyarakat yang membutuhkan, sehingga semangat berbagi dan ukhuwah Islamiyah dapat terus tumbuh di tengah masyarakat.
Desyanti juga menegaskan bahwa PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui program-program yang bermanfaat dan menyentuh kebutuhan umat.
“InsyaAllah program ini diharapkan dapat menjadi agenda rutin tahunan PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung sebagai bentuk keberlanjutan gerakan sosial dan dakwah kemanusiaan,” katanya.
Sementara itu, tasykil PPM, Rani Anggraeni mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi dirinya, baik dari sisi ibadah maupun sosial.
“Kegiatan ini memberi motivasi untuk saya sebagai jembatan antara yang mau berinfaq dan yang diberi infaq. Keterlibatan dalam kegiatan ini adalah gabungan antara ibadah, sosial, dan proses diri,” ungkapnya.
Menurut Rani, suasana kebersamaan dan gotong royong seluruh tasykil menjadi hal yang paling berkesan selama pelaksanaan program berlangsung.
“Terlihat keikhlasan, kebahagiaan, dan bahu membahu dari teteh-teteh tasykil semuanya, baik dari materi, tenaga, maupun waktu,” katanya.
Ia berharap semangat kebersamaan dalam kebaikan tersebut dapat terus berlanjut dan menjadi sarana pemerataan sosial di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, dalam kegiatan ini ada beberapa masyarakat yang sebelumnya belum pernah berqurban jadi bisa ikut berqurban,” ujarnya.
Melalui program QuBagi, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh tasykil, donatur, panitia, serta semua pihak yang telah memberikan dukungan dana, tenaga, doa, maupun partisipasi lainnya dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Program QuBagi diharapkan dapat menjadi sarana mempererat ukhuwah, menumbuhkan kepedulian sosial, serta menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
Semangat berbagi yang dibangun melalui kegiatan ini diharapkan terus tumbuh sebagai penguat langkah dakwah dan pengabdian Pemudi PERSIS kepada umat dan masyarakat.
[]
Kontributor: Vina Rosalina (Bidgar Kominfo PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung)
BACA JUGA:Siapkan Mubalighat Berdaya, PD Pemudi PERSIS Kabupaten Bandung Gelar Taujihatul Mubalighat Angkatan 5